Review Tentang Digital Marketing

Apa Itu Digital Marketing ? Pengertian dan Konsep Dasarnya
Apa itu digital marketing ?
Jika Anda pernah melihat sebuah brand atau produk melakukan campaign digital atau kampanye kampanye di dunia online. Mungkin Anda juga pernah melihat ada perusahaan yang memiliki website dan sosial media ? Hal – hal tersebut dapat disebut dengan Digital Marketing. Selain hal tersebut, apa saja yang mereka lakukan ? Siapa pelaku dibalik campaign digital tersebut ?
Apa itu digital marketing ?
Pengertian dan konsepnya Apa Itu Digital Marketing ? Pengertian Digital marketing adalah suatu usaha untuk melakukan pemasaran sebuah brand atau produk melalui dunia digital atau internet. Tujuannya ialah untuk menjangkau konsumen maupun calon konsumen secara cepat dan tepat waktu. Secara mudahnya ialah, Digital marketing ialah suatu cara untuk mempromosikan produk / brand tertentu melalui media internet. Bisa melalui iklan di internet, facebook, youtube, ataupun media sosial lainnya.
Peran Digital Marketing Agency
Digital Agency adalah sebuah bidang usaha yang bergerak dibidang jasa dalam membantu mempromosikan brand / produk tertentu.
Sebenarnya apa hubungannya Digital Marketing dengan digital marketing agency atau Digital Agency jakarta ?
Digital Marketing adalah suatu object, sedangkan digital marketing agency adalah toolsnya. Dengan kata lain, seiring perkembangan IT sekarang, tak luput juga bertumbuhnya agency digital yang bertujuan untuk membantu promosi brand / perusahaan tertentu.
Lalu apa peran Digital Marketing Agency dalam hal ini ?  Mari kita jabarkan satu per satu.
Pertama, digital agency atau digital marketing agency akan melakukan analisa terhadap permasalahan yang dimiliki klien. Biasanya dapat berupa penjualan, pengembangan, atau bahkan pembuatan produk baru. Dalam tahapan yang pertama ini harus dilakukan dengan teliti, karena jika salah sedikit dapat berakibat fatal pada langkah selanjutnya.
Tahapan Digital Marketing yang kedua ialah, memberikan solusi dan rekomendasi strategi dari analisa permasalahan sebelumnya. Dalam hal ini pihak Digital marketing dan Digital Agency akan melakukan brief berkali – kali untuk memastikan strategi yang diajukan sejalan dengan strategi klien. Sehingga nantinya strategi yang dibuat dapat berjalan dengan lancar.
Setelah deal dengan strategi dan brief berkali – kali, kemudian digital manager dari Digital Marketing Agency jakarta tersebut akan mendistribusikan pekerjaan ke divisi masing – masing. Bisa didistribusikan ke tim IT, Design Grafis, Marketing, media sosial, PPC, hingga SEO.
Digital Agency akan memperbaiki website klien, membuat design produk terbaru, dan juga memperbaharui konten – konten marketing klien. Semua hal tersebut akan didistribusikan ke seluruh media klien sehingga campaign digital dapat berjalan dengan lancar. Baca Juga : Peluang Karir di Dunia Agency Jakarta
Berdasarkan penjelasan diatas tentang Apa itu Digital Marketing, pengertiannya, dan peranan Digital Marketing Agency hanyalah sebagian kecil saja. Pada dasarnya dunia digital marketing tidaklah dapat diprediksi, karena bersifat dinamis atau berubah – ubah. Bahkan kadang harus melakukan pekerjaan yang berlawanan dengan plan sebelumnya.
Sumber : http://redtreeasia.com/info/apa-itu-digital-marketing-pengertian-dan-konsep-dasarnya/



Apa itu Digital Marketing?
Pasti Anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah “digital marketing”, bukan? Namun sebenarnya apa yang dimaksud dengan digital marketing?
Digital marketing merupakan istilah umum untuk segala kegiatan marketing online yang Anda lakukan. Bisnis channel digital yang berpengaruh seperti pencarian google, sosial media, email, dan website para pebisnis terhubung dengan pelanggan baru dan pelanggan prospektif mereka.
Kenyataannya, kebanyakan orang menghabiskan dua kali waktu untuk online dibandingkan dengan 12 tahun yang lalu. Dan dapat dikatakan, cara berbelanja dan membeli sesuatu telah berubah, artinya offline marketing tidak lagi efektif seperti sebelumnya.
Marketing selalu tentang berhubungan dengan pelanggan Anda di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat. Saat ini, hal itu berarti Anda harus menemui mereka dimana mereka banyak menghabiskan waktu : on the internet. Yups, bisa dikatakan Anda melakukan penjualan dengan sistem “jemput bola”.
Saat inbound marketer mungkin mengatakan bahwa inbound marketing dan digital marketing secara virtual adalah hal yang sama, sebenarnya ada beberapa perbedaan kecil.
Jadi, apa sebenarnya digital marketing?
Dari website hingga branding assets online Anda, iklan digital, email marketing, brosur online, dan lainya, ada spektrum yang besar dari taktik dan aset yang berada dibawah naungan digital marketing. Dan digital marketers yang terbaik memiliki gambaran jelas mengenai bagaimana setiap aset atau taktik dapat mendukung tujuan mereka. Berikut ini adalah quick rundown dari beberapa aset dan taktik yang paling umum :


·      Assets
·      Website
·      Postingan blog
·      Ebooks dan whitepapers
·      Infografis
·      Channel media sosial
·      Hasilkan cakupan online (PR, media sosial, dan reviews)
·      Brosur online dan lookbooks
·      Branding assets (logos, font, etc.)
·      Taktik


Search Engine Optimization (SEO)
Sebuah proses untuk mengoptimasi website Anda ke ‘ranking’ yang lebih tinggi di search engine result pages, hal ini dapat meningkatkan jumlah traffic yang akan diterima website anda.
Content Marketing
Membuat dan mempromosikan aset konten dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap brand Anda, penumbuhan traffic, lead generation, atau pelanggan.
Inbound Marketing
Inbound marketing mengarah pada pendekatan ‘full-funnel’ untuk menarik, menukar, menutup, dan menyenangkan customer menggunakan konten online.
Sosial Media Marketing
Praktik dari mempromosikan brand dan konten Anda di channel sosial media adalah untuk meningkatkan kesadaran brand, menambah traffic, dan menghasilkan leads untuk bisnis anda.
Pay-Per-Click (PPC)
Salah satu metode untuk menaikan traffic ke website Anda adalah dengan membayar penerbit setiap kali iklan yang Anda klik. PPC yang paling umum digunakan adalah Google AdWords.
Affiliate Marketing
Sebuah tipe iklan performance-based dimana Anda menerima komisi setelah mempromosikan produk orang lain di website Anda.
Native Advertising
Native advertising mengacu pada iklan yang umumnya ‘content-led’ dan memiliki fitur yang berdampingan, konten tak berbayar. Postingan yang disponsori Buzzfeed adalah contoh yang baik, tapi banyak orang yang mempertimbangkan bahwa iklan sosial media menjadi periklanan ‘asli’ seperti iklan di facebook dan iklan di instagram.
Marketing Automation
Marketing automation mengacu pada software yang telah ada dengan tujuan agar aksi marketing menjadi otomatis. Banyak departemen marketing harus membuat beberapa task otomatis seperti email, media sosial, dan aksi-aksi website lain.
Email Marketing
Perusahaan menggunakan email marketing sebagai jalan untuk berkomunikasi dengan audiens mereka. Email banyak digunakan untuk mempromosikan konten, diskon dan event, sama seperti untuk mengarahkan seseorang langsung ke website.
Anda dapat menggunakan MailTarget sebagai penyedia layanan email marketing automation berbasiskan cloud computing atau Anda dapat membaca artikel berikut ini untuk mengetahui kelebihan MailTarget.
Online PR
Online PR adalah praktek dari mengamankan cakupan online yang dihasilkan melalui publikasi digital, blogs, dan website content-based yang lain. Lebih seperti tradisional PR, tetapi pada ranah online.
Perbedaan Digital Marketing dan Inbound Marketing
Sekilas, dua hal tersebut tampak sama : keduanya pada umumnya terjadi secara online, dan keduanya memiliki fokus pada pembuatan konten digital bagi orang-orang untuk dikonsumsi. Jadi, apa bedanya?
Kata ‘digital marketing’ tidak berbeda dengan dorong dan tarik-taktik pemasaran (atau yang mungkin saat ini kita tahu metode ‘inbound’ dan ‘outbound’). Keduanya masih berada dibawah naungan digital marketing.
Taktik digital outbound menempatkan pesan marketing langsung diatas sebanyak mungkin kepada orang di ruang online tanpa mempertimbangkan apakah relevan atau diterima. Contohnya, banner iklan menyolok yang Anda lihat pada bagian atas kebanyakan website mencoba untuk mendorong atau push sebuah produk atau promosi kepada orang-orang yang tidak terlalu membutuhkannya.
Sebaliknya, marketer yang menggunakan taktik inbound menggunakan konten online untuk menarik target pelanggan mereka untuk mengunjungi website dengan menawarkan aset yang akan membantu mereka. Salah satu yang simpel tetapi juga paling kuat dalam aset inbound digital marketing adalah blog, yang mengijinkan website Anda untuk menunjukkan sesuatu yang pelanggan Anda cari.
Terakhir, inbound marketing adalah sebuah metode yang digunakan aset digital marketing untuk menarik, mengubah, menutup, dan menyenangkan pelanggan online. Digital marketing, disisi lain, sederhananya adalah istilah umum untuk mendeskripsikan taktik pemasaran online. Tidak peduli apakah itu inbound atau outbound.
Apakah digital marketing bekerja untuk semua bisnis?
Digital marketing dapat bekerja pada bisnis dalam industri apapun. Tanpa memperhitungkan apa yang perusahaan Anda jual, digital marketing masih terlibat dalam membangun buyer personas untuk mengidentifikasi apa yang audience butuhkan, dan membuat nilai konten online. Bagaimanapun, hal tersebut tidak dapat dikatakan bahwa semua bisnis mengimplementasikan strategi digital marketing dengan cara yang sama.
Untuk B2B (Business to business)
Jika perusahan Anda adalah B2B, upaya digital marketing yang dapat anda lakukan lebih seperti berpusat disekitar online lead generation, dengan tujuan akhir agar seseorang dapat berbicara dengan salesperson. Untuk alasan tersebut, peran dari strategi marketing Anda adalah untuk menarik dan mengubah kualitas tertinggi pada bagian pemasaran via website Anda dan mendukung channel digital.
Di luar website, Anda mungkin memilih untuk fokus pada upaya channel business-focused seperti LinkedIn dimana demografis Anda adalah menghabiskan waktu mereka online.
Anda mungkin tertarik untuk membaca artikel berikut ini.
Untuk B2C(Bussiness to Consumer)
Jika perusahaan Anda jenis B2C, tergantung pada harga dari produk Anda, sepertinya tujuan dari upaya digital marketing Anda adalah untuk menarik orang-orang membuka website Anda dan membuat mereka menjadi pelanggan tanpa butuh berbicara dengan salesperson.
Dengan alasan tersebut, Anda mungkin lebih sedikit fokus terhadap ‘leads’ dalam pengertian tradisional, dan lebih banyak fokus pada membangun dan mempercepat perjalanan pembeli, pada saat seseorang mengunjungi website Anda, pada saat itu juga mereka membeli. Hal ini sering membuktikan bahwa fitur produk pada konten meningkat dalam saluran marketing dibandingkan dengan hal ini dalam bisnis B2B, dan Anda mungkin membutuhkan calls-to-action (CTAs) yang lebih kuat.
Untuk perusahaan B2C, channel seperti Instagram dan Pinterest lebih sering bernilai dibandingkan dengan business-focused platform seperti LinkedIn.
Apa keuntungan pertama dari digital marketing?
Tidak seperti kebanyakan upaya offline marketing, digital marketing mengijinkan para pebisnis untuk melihat hasil yang akurat saat itu juga. Jika Anda pernah beriklan di koran, Anda akan memahami sulitnya memperkirakan berapa banyak orang yang sebenarnya membuka halaman tersebut dan memperhatikan iklan Anda. Tidak ada cara pasti untuk mengetahui iklan Anda diminati oleh para pembaca.
Disisi lain, dengan digital marketing, Anda dapat memastikan ROI dalam banyak aspek dari upaya marketing Anda.
Berikut adalah contohnya :
Website traffic
Dengan digital marketing, Anda dapat melihat angka berapa banyak orang yang mengunjungi website Anda dengan pasti menggunakan digital analytics software. Anda juga dapat melihat berapa banyak halaman yang mereka kunjungi, device apa yang mereka gunakan, dan dari mana mereka berasal. Anda dapat membaca di sini  untuk informasi lebih lengkap mengenai tools yang berguna untuk anda.
Content Performance dan Lead Generation
Bayangkan Anda menciptakan sebuah brosur produk dan mengirimnya melalui kotak surat orang-orang. Masalahnya, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang membuka brosur Anda atau berapa banyak yang melemparnya segera ke tempat sampah.
Sekarang bayangkan Anda memiliki brosur di website Anda. Anda dapat memastikan berapa banyak orang yang melihat brosur Anda, dan Anda dapat mengambil informasi detail kontak dari mereka yang tertarik dengan brosur Anda. Tidak hanya Anda dapat memasatikan jumlah orang yang tertarik dengan konten Anda, tetapi juga menghasilkan kontak berkualitas saat orang-orang mendownloadnya.
Attribution Modeling
Sebuah strategi digital marketing yang efektif dipadukan dengan tools dan teknologi yang benar mengiinkan Anda mengikuti jejak pelanggan sejak pertama mengunjungi website Anda. Kami menyebutnya attribution modeling, dan hal ini mengiinkan Anda untuk mengidentifikasi trend bagaimana orang-orang mencari dan membeli produk Anda, membantu Anda untuk membuat keputusan terhadap bagian mana dari strategi Anda yang membutuhkan lebih banyak perhatian, dan bagian mana yang perlu dihilangkan.



Pemasaran digital
Pemasaran digital adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.[1]
Tipe pemasaran digital mencakup banyak teknik dan praktik yang terkandung dalam kategori pemasaran internet. Dengan adanya ketergantungan pemasaran tanpa internet membuat bidang pemasaran digital menggabungkan elemen utama lainnya seperti ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel), menampilkan iklan spanduk, dan digital luar.[1]
Pemasaran digital turut menggabungkan faktor psikologis, humanis, antropologi, dan teknologi yang akan menjadi media baru dengan kapasitas besar, interaktif, dan multimedia. Hasil dari era baru berupa interaksi antara produsen, perantara pasar, dan konsumen. Pemasaran melalui digital sedang diperluas untuk mendukung pelayanan perusahaan dan keterlibatan dari konsumen.
Tipe pemasaran digital
Pemasaran internet
E-mail
Pemasaran melalui e-mail/surel disebut e-mail komersial. Penggunaan e-mail dalam bisnis dapat membantu pengiriman informasi (promosi) mengenai produk atau jasa pada receiver (penerima pesan). CAN-SPAM Act adalah sebuah hukum yang menetapkan aturan-aturan untuk e-mail komersial.[2]
Persyaratan utama CAN-SPAM Act :[3]
·      Dilarang menggunakan informasi header palsu atau menyesatkan
·      Mengindetifikasi bisnis secara akurat.
·      Dilarang menggunakan baris subjek yang menipu
·      Baris subjek harus mencerminkan isi pesan.
·      Identifikasi pesan sebagai iklan
·      Iklan harus diungkapkan dengan jelas dan mencolok.
·      Menyertakan lokasi keberadaan pengirim kepada penerima pesan
·      Mengikutsertakan alamat yang valid berupa pos fisik. Pos tersebut harus terdaftar pada Postal Service.
·      Memantau orang lain yang mengatasnamakan perusahaan utama
·      Menyewa perusahaan lain untuk menangani pemasaran e-mail harus didasari atas tanggung jawab dengan mematuhi hukum yang berlaku.
Sender Score
Sender Score adalah sebuah layanan gratis, di mana algoritma Sender Score memberi rating terhadap reputasi setiap alamat IP server mail dengan skala 0-100. Dengan mengumpulkan data dari lebih 60 juta mailbox di ISP-ISP besar mereka merekam apakah orang sering melakukanunsubscribe atau melaporkan spam dari pengirim email tertentu, dan kemudian memberikan skor pengirim berdasarkan pemantauan tersebut. Sender Score akan terus berubah tergantung pada kebiasaan mengirim email  dan respon dari para penerima.

Sender Score adalah sebuah angka penting untuk tetap berada di posisi teratas, karena mail server akan sering memeriksa Sender Score sebelum memutuskan apa yang akan mereka lakukan terhadap suatu email. Semakin rendah Sender Score, maka semakin sulit untuk suatu email masuk ke inbox seseorang. Ada banyak hal yang bisa berdampak pada keterkiriman email, tetapi laporannya menyatakan bahwa 83% email tidak terkirim ke inbox, disebabkan karena reputasi pengirim yang buruk.
Bahkan jika sebuah jaringan email atau ISP tidak menelusuri suatu Sender Score untuk menentukan apakah mereka akan mengirim email tersebut atau tidak, namun faktor-faktor yang digunakan dalam menentukan Sender Score mirip dengan yang digunakan oleh jaringan-jaringan email dan ISP untuk menentukan reputasi pengirim. Oleh karena itu, skor ini merupakan alat reputasi pengirim email yang sangat baik dan gratis untuk memastikan menyadari dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki setiap masalah keterkiriman.[4]
Pemasaran tanpa internet
SMS
Salah satu pesan teks melalui ponsel. Pemasaran ini dimulai sejak tahun 2000-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika Utara, dan Asia. Pada tahun 2005 alat komunikasi seluler (ponsel) menjadi bentuk pemasaran yang sah di seluruh dunia.[5]
Iklan banner
Iklan yang muncul pada halaman web untuk mempromosikan blog atau situs kliennya.[6]
Strategi pemasaran digital
Terdapat dua strategi pada pemasaran digital berdasarkan cara pengiriman yaitu tarik dan dorong, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.[1]
Tarik
Pemasaran digital ini melibatkan konsumen untuk mencari, melihat, dan mengambil informasi secara langsung melalui situs atau mesin pencari. Konsumen berperan aktif dalam mencari informasi yang dibutuhkan, biasanya terletak pada situs atau website, blog, audio streaming, dll.[1]
Kelebihan :
Tidak memerlukan teknologi canggih untuk mengirimkan konten, hanya diperlukan untuk menyimpan atau menampilkannya.
Tidak ada batasan dari segi konten atau ukuran berkas karena semua ditentukan oleh konsumen.
Kebebasan media yaitu perusahaan bebas menggunakan metode apa pun untuk menarik konsumen.[7]
Kekurangan :
Tidak ada personalisasi untuk menjaga pengunjung datang kembali.
Bersifat pasif karena mengandalkan mesin pencari.
Terbatasnya kemampuan untuk mengukur hasil pada konsumen.

Dorong          
Pemasaran digital ini memberikan informasi kepada konsumen dengan melihat atau menerima iklan digital secara aktif. Informasi dapat datang dalam bentuk e-mail, panggilan ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel),MMS (pesan multimedia), RSS (format feed web yang mendistribusikan berita dan informasi), dan lain-lain.[8]
Kelebihan :
Memilih sasaran konsumen secara khusus.
Pesan yang dikirim dapat disesuaikan dengan kriteria konsumen.
Melakukan pelacakan rinci tentang pilihan konsumen.
Kekurangan :
Memerlukan mekanisme dalam pengiriman pesan.[8][1]
Pesan dapat dicegah oleh konsumen.
Timbulnya isu privasi akibat konsumen tidak tertarik dengan e-mail atau SMS yang bersifat promosi dan iklan.
Solusi pemasaran digital
Solusi pemasaran digital meliputi penggunaan berbagai saluran pengiriman yang meliputi teknik tarik dan dorong. Hal ini digunakan untuk memperluas dukungan pelayanan perusahaan dan keterlibatan konsumen. Perusahaan perlu menjadi adaptif dan responsif dalam memenangkan konsumen. Pertahanan dalam paradigma baru ini, perusahaan harus membuat komitmen yang kuat untuk pemasaran digital melalui investasi baru dalam teknologi dan inovasi. Berakhir pada solusi pemasaran yang ideal berupa mencapai, retensi, dan pendapatan.[9]
Aturan dalam pemasaran digital :[10]
·      Menargetkan satu segmen dan menciptakan komunitas virtual.
·      Memperluas peran merek dalam portofolio secara global.
·      Gunakan harga yang kreatif.
·      Mengutamakan desain bagi konsumen.
·      Gunakan eksperimentasi yang bersifat adaptif.
·      Menemukan kembali riset pemasaran dan pemodelan sebagai penciptaan pengetahuan.
·      Langkah-langkah pemasaran digital
Dalam aktivitas pemasaran digital terdapat istilah AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan Action), khususnya dalam proses memperkenalkan produk atau jasa ke pasar (konsumen).[11]

Awareness (Kesadaran)
Dalam ranah digital, pemasar membangun kesadaran konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online, seperti Detik.com.
Interest (Ketertarikan)
Ketertarikan muncul setelah membangun kesadaran pada konsumen. Sistem offline, konsumen langsung mencari informasi di pasar. Sistem online, konsumen mencari tahu tentang produk melalui mesin pencari (Google, Yahoo! dll) dan jejaring sosial (Facebook, Twitter dll).
Desire (Keinginan)
Timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba produk atau jasa. Sistem online ditandai dengan mencari keterangan lengkap tentang produk atau jasa melalui situs web.
Action (Tindakan)
Tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap produk atau jasa.
Kunci sukses pemasaran digital
Harus memperhatikan istilah pada AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan Action).[11]
Pasar adalah tempat komunikasi dua arah. Untuk memperoleh komunikasi tersebut merek harus melakukan positioning terlebih dahulu, dapat melalui berbagai media (Forum, blog, dan lain-lain) dan yang paling efektif ialah melalui jejaring sosial.[11]
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_digital



Digital Marketing
Perkembangan pemasaran digital (digital marketing) di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup menjanjikan dari waktu ke waktu. Dengan penetrasi internet dan media sosial yang terus menanjak naik di antara lebih dari 260 juta penduduk, Indonesia kini memperlihatkan potensinya sebagai target pasar yang cukup menjanjikan di Asia Tenggara, terutama dalam urusan pemasaran produk.
Layanan content marketplace GetCraft belum lama ini merilis sebuah laporan terkait perkembangan praktik pemasaran di Indonesia. Melihat perkembangan tren yang terus berubah-ubah dari waktu ke waktu, berikut adalah beberapa hal menarik yang perlu kamu ketahui seputar dinamika pemasaran digital di Indonesia.
Platform media sosial rajai kategori pemasaran digital
Berdasarkan laporan GetCraft, saat ini tingginya angka pengguna media sosial di Indonesia telah memberikan dampak yang cukup efektif untuk mendorong eksposur kampanye pemasaran digital di Indonesia. Terutama dalam menjangkau target audiens organik (tanpa boost).
Hampir delapan puluh juta orang atau sepertiga dari populasi Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial. Angka tersebut tentunya menjadi sasaran empuk bagi kalangan pemasar. Di belakangnya menyusul iklan media sosial, search marketing berbayar, content marketing, dan influencer marketing.
Di sisi lain, angka pembelanjaan pemasaran digital untuk media sosial di Indonesia juga tidak sedikit. GetCraft mencatat, di tahun 2016 para pengiklan rata-rata merogoh uang sebesar Rp1,9 miliar per tahun untuk keperluan kampanye pemasaran digital. Angka tersebut mencerminkan adanya peningkatan hasil yang dirasakan para pengiklan sehingga memungkinkan adanya peningkatan budget berbelanja di tahun berikutnya.
Tantangan dalam dunia periklanan digital Indonesia
Meskipun ada peningkatan yang cukup signifikan, namun bukan berarti pertumbuhan pemasaran digital tidak mengalami kendala di Indonesia. Dalam laporannya GetCraft menyebutkan bahwa saat ini tantangan utama pelaku pemasaran Indonesia adalah terbatasnya dana, kemampuan, serta adanya jurang pemisah dalam ketersediaan sumber daya.
Tantangan lain datang dari sisi pengiklan yakni tentang kurangnya pemahaman soal tujuan pemasaran digital. GetCraft melaporkan bahwa lebih dari lima puluh lima persen pengiklan kurang memahami faktor yang membuat metode pemasaran ini efektif bagi objektif berbisnis mereka.
Akibatnya, sebagian besar konten pemasaran digital lebih banyak ditujukan untuk keperluan membangun awareness dan keterlibatan user belaka. Bukan untuk menghasilkan penjualan langsung atau direct sales dan lead generation.
Masih ada banyak ruang untuk bereksplorasi
Semakin relevannya kegiatan pemasaran digital di era seperti sekarang mendorong berbagai perusahaan untuk turut memanfaatkan medium serupa guna keperluan pemasaran. Menurut GetCraft, perolehan traksi yang jelas dan terukur membuat model pemasaran ini lebih efektif dari segi ROI (return of investment) dibandingkan pemasaran lainnya.
Dalam penerapannya, GetCraft menjelaskan bahwa ada banyak hal yang masih bisa dieksplorasi dalam metode pemasaran digital. Berdasarkan survei mereka, para pengiklan di Indonesia percaya bahwa pengalaman pelanggan, marketing konten, dan platform mobile merupakan tiga kategori besar yang masih bisa dieksplorasi lebih detail. Ketiga hal tersebut bahkan terhubung satu sama lain dan memiliki potensi besar untuk ditingkatkan lebih lanjut melalui proses integrasi yang tepat.
Dengan semakin majunya perkembangan teknologi mobile, penetrasi kecepatan internet yang semakin tinggi, tools marketing baru, dan tren yang berubah-ubah menyesuaikan pasar, pemasaran digital saat ini digadang-gadangkan  sebagai alternatif masa depan yang keberadaannya secara bertahap mulai menggeser metode pemasaran lain.
Melihat kondisi yang ada sekarang ini, kita hanya perlu mempertimbangkan strategi apa yang masih relevan sambil melihat sejauh mana metode pemasaran ini berkembang melalui tool digital yang ada.



Digital marketing untuk strategi bisnis anda
Digital Marketing Strategi merupakan perencanaan pemasaran sebuah produk dengan mengunakan perangkat internet. Sebuah strategi pemasaran Internet yang tepat, akan meningkatkan penjualan secara substansial untuk usaha/bisnis anda. Untuk menjalankan sebuah strategi digital marketing tentu anda membutuhkan seorang Internet marketing yang memiliki banyak pengetahuan dalam membangun pemasaran secara online. Dan seorang internet marketing tentu harus mengetahui serta memahami pengertian dari digital marketing itu sendiri. Konsep strategi ini semakin banyak digunakan oleh banyak pebisnis dan juga marketing diseluruh belahan dunia. Maka tak heran setiap bisnis dari berbagai bidang berlomba lomba memasarkan produk mereka dengan mengunakan konsep strategi digital marketing.
Anda Harus memahami pengertian dari digital marketing untuk kesuksesan Bisnis/usaha anda. Dalam langkah awal sebuah pengembangan digital marketing strategi tentu dengan cara memahami arti dari pengertian digital marketing itu sendiri, maka akan dengan mudah mengikuti perkembangan sistem dan juga aturan aturan yang diterapkan oleh berbagai perangkat media yang ada. Dengan kata lain apabila kita kurang memahami tentang penerapan dan sistem dari strategy digital marketing itu sendiri maka kita akan tergerus oleh kemajuan sistem dan teknolgi.
Setelah memahami pengertian tentang digital marketing, maka langkah selanjutnya yang anda harus lakukan adalah mempelajari bagaimana cara bekerja dengan digital marketing.
Mungkin sebagian besar masyarakat Indonesia masih merasa asing jika mendengar istilah digital marketing, dan sebelum berkembangnya teknologi digital marketing sering disebut dengan agency advertising (agent periklanan).
Agen periklanan adalah suatu agensi yang menyediakan jasa untuk membantu para usahawan dalam mempromosikan produk mereka,dan beberapa media promosi tersebut terdapat pada media cetak sprt majalah,koran,banner,radio dan juga televisi.
Dan saat ini Digital marketing sebenarnya hampir sama dengan Advertising Agency (agent periklanan) yaitu agent yang memberikan jasa pelayanan untuk mempromosikan suatu produk, tetapi bedanya saat ini digital marketing bergerak bekerja dalam mempromosikan sebuah produk dengan mengunakan teknologi yang lebih modern seperti Website, social media marketing, search engine optimization, search engine marketing, Email marketing, Mobile advertising dan lain lain.
Dengan adanya kemajuan teknologi tersebut digital marketing dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan Advertising Agency lainya. Selain budget yang digunakan lebih terjangkau, digital marketing agency juga menawarkan manfaat yang lebih banyak seperti
jangkau yang lebih luas dalam negeri ataupun luar negeri tanpa harus melakukan perjalanan, targeting yang dapat disesuaikan dengan perangkat filter targeting seperti jenis kelamin, usia bahkan sampai karakteristik dari calon pelangan.
Satu hal yang perlu digaris bawahi dalam dunia digital marketing selalu mengutamakan komunikasi dari pada promosi. Dengan adanya komunikasi dua arah dengan konsumen didalam sebuah pemasaran produk seperti saran dan keluhan hingga informasi secara langsung mengenai produk yang akan dipasarkan, dan hal ini tentu akan memberikan respon postif dalam meningkatkan mutu dan kualitas layanan sehingga keakraban antara pebisnis dan konsumen akan terjalin sehinga perlahan produk ataupun jasa layanan yang ditawarkan akan mudah diterima oleh konsumen.
Disinilah pentingnya peranan digital marketing dalam untuk mempromosikan produk anda melalui media internet.
Sumber : https://tncmediawebsite.co.id/digital-marketing/



Pengertian Digital Marketing
 Pengertian Digital Marketing dalam perspektif seorang pengusaha atau pebisnis lebih kepada sistem pemasaran dengan menggunakan media internet. Sudah pasti, di dalamnya termasuk mobile phone hingga beberapa situs jejaring sosial lainnya. Hanya saja, agar teknik ini lebih mengena kepada sasaran, sepertinya teknik promosi lebih dikesampingkan dan mengutamakan komunikasi. Menjalin hubungan secara personal dengan konsumen dengan cara mendengar keluhan atau saran akan membuat pelanggan lebih merasa dihargai. Yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah terhadap perkembangan bisnis terutama brand perusahaan. Terlihat sederhana namun sulit untuk diaplikasikan terlebih bagi mereka yang kurang memahami akan pengertian digital marketing sebenarnya.
Lalu, kalau hanya menjalin diskusi dengan pelanggan, bagaimana dengan promosi yang menjadi tujuan akhir dari metode ini? Sederhana, dengan keakraban yang terjalin dengan cara membantu atau memberikan solusi, perlahan namun pasti produk atau jasa yang ditawarkan seperti bukan sedang promosi. Konsumen pun tidak menyadari kalau perusahaan tersebut melakukan penawaran yang dilakukan secara tersembunyi.
Nah, pengertian digital marketing yang saat ini digunakan oleh sebagian besar pemilik satu bisnis biasanya berkebalikan. Lebih mengutamakan promosi dengan menggunakan jalur “keras” atau istilah kerennya “hard selling” dibandingkan dengan penjualan secara halus. Tidak sedikit yang merasa dengan hanya memiliki beberapa akun di berbagai situs jejaring sosial atau social media, maka persoalan selesai.
KONSISTENSI ADALAH HAL YANG PALING PENTING DALAM MELAKUKAN KEGIATAN PROMOSI DIGITAL ATAU DIGITAL MARKETING CAMPAIGN, PEMAHAMAN YANG BENAR TENTANG PENGERTIAN DIGITAL MARKETING AKAN MEMBANTU MENEMUKAN STRATEGI SERTA POSISI UNTUK MENCAPAI TUJUAN YANG DIHARAPKAN.
Meski pada kenyataannya keduanya memberikan hasil yang berbeda dan tentu saja berdampak pada keuntungan yang hendak diraih. Dibutuhkan strategi yang di dapat dari hasil percobaan yang membutuhkan waktu dan tenaga untuk mendapatkan satu momen terpenting. Yang sayangnya, banyak pengusaha tumbang sebelum mendapatkan teknik yang jitu. Konsistensi, adalah harga mati agar berhasil dalam memanfaatkan situasi di era teknologi saat ini
PENTINGNYA MEMAHAMI AKAN PENGERTIAN DIGITAL MARKETING
Memahami konsep akan pengertian digital marketing yang benar sangat berdampak terhadap kemajuan satu usaha. Terlebih dengan semakin berkembangnya sistem atau aturan yang ditetapkan oleh masing-masing media membuat seorang pelaku bisnis harus menyikapinya dengan bijak. Jika tidak, dapat dipastikan secara perlahan akan tergerus dengan kemajuan yang ada yang berakibat kepada tutupnya usaha yang sedang digeluti.
Selain itu, mengerti tentang media atau alat yang digunakan guna memperluas layanan pun tidak boleh diabaikan begitu saja. Tanpa itu semua, dipastikan promosi tidak akan terjadi dan keinginan akan terjadinya peluang jual beli sangat mustahil. Apa saja item tersebut? Smart phone adalah salah satunya. Artinya, fitur yang memudahkan seorang konsumen dalam mengakses sebuah situs harus juga memperhitungkan media yang satu ini.
Kemudian, dengan mengetahui pengertian digital marketing, maka beberapa elemen pendukungnya pun akan sangat mudah diterapkan. Sebut saja perhitungan ROI dari teknik yang sudah dijalankan apakah memberi keuntungan positif atau malah justru sebaliknya. Akan didapat beberapa data yang dapat dianalisa dengan teliti sehingga tindakan nyata dapat diterapkan tanpa harus membuang banyak waktu dan tenaga.
DIGITAL MARKETING JUGA MENGHARUSKAN PERUBAHAN MENTAL DARI SISI PARA PENGUSAHA ATAU PEMILIK BISNIS KARENA DIGITAL MARKETING BUKAN HANYA SEKEDAR MERUBAH CARA PEMASARAN DARI MARKETING TRADITIONAL KE DALAM BENTUK DIGITAL (DIGITAL MARKETING).
Namun, banyak juga pelaku bisnis yang tidak mau direpotkan dengan hal tersebut sehingga lebih memilih agen yang sudah ahli dan berpengalaman dalam digital marketing. Salahkah? Tentu saja tidak. Hanya saja, meskipun telah hadir layanan tersebut bukan berarti harus memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak ketiga tersebut. Ini dilakukan dengan tujuan agar setidaknya seorang pengusaha atau pelaku bisnis apapun dapat memahami dengan pasti tentang pengertian digital marketing.
Sumber : http://latiefpakpahan.com/pengertian-digital-marketing/



Apa Itu Digital Marketing?
Digital Marketing adalah cara marketing untuk sebuah brand atau produk menggunakan media digital. Yang termasuk Media Digital antara lain adalah : Television, Radio, Internet, Mobile, Social Media dan berbagai media digital media lainnya, dimana teknik-teknik internet marketing termasuk dalam kategori Digital Marketing.
Apa yang menjadi kelebihan Digital Marketing dibandingkan Conventional Marketing yang lebih mengandalkan pemasaran offline seperti door to door, penyebaran marketing kit seperti (brosur, leafet dan poster), billboard, iklan media cetak seperti (Koran, majalah, dll) telemarketing lewat telpon. Bisa dibilang Digital Marketing menggunakan tools yang dapat mengefektifkan kinerja pemasaran Anda, bayangkan dengan website dan social media maka kita bisa menjangkau pemasaran ke seluruh belahan dunia tanpa dengan mudah, bayangkan bila Anda menggunakan media conventional maka effort yang Anda butuhkan lebih besar untuk menjangkau pasar yang begitu besar.
Digital Marketing kini yang sangat populer di dunia adalah pemasaran online lewat website dan social media karena teknik pemasaran ini memiliki nilai demokrasi karena memberikan keleluasaan waktu bagi target audience kita untuk membaca promosi kita. Bayangkan seringkali kita diberikan brosur di Mall-Mall dan karena kita belum membutuhkannya maka seringkali brosur itu kita buang sehingga terjadi pemborosan resource pada jenis pemasaran conventional, demikian dengan pemasaran langsung door to door seringkali para sales menawarkan kita pada waktu yang kurang tepat, bahkan untuk pemasaran telemarketing seringkali kita menerima penawaran kartu kredit ataupun produk investasi pada waktu yang kurang tepat sehingga kita merasa terganggu.
Kita harus berterima kasih pada digital marketing  bayangkan apabila semua perusahaan menerapkan metode digital marketing maka kita diberikan kebebasan dan kita tidak  lagi tergganggu oleh para sales produk/ brand, selain itu digital marketing memiliki nilai eco friendly karena sifatnya yang paperless, bayangkan bila semua dari kita menggunakan metode digital marketing berapa banyak pohon yang kita bisa hemat di dunia ini.
Kunci Sukses Digital Marketing adalah Content Promosi Anda
Sebenarnya digital marketing maupun conventional marketing semuanya adalah metode marketing keduanya sama-sama memerlukan content marketing yang benar-benar sesuai dengan target market.
Sumber : https://www.kompasiana.com/futuremediatrix/apa-itu-digital-marketing_550e7890813311c82cbc652e



6 Tren Digital Marketing Indonesia Di Tahun 2017 Yang Tidak Anda Sadari Bisa Bikin Sukses (PART 1)
Tentu, kita sudah mengetahui semua hal yang terjadi di digital selama 2016, mulai dari om-om yang suka joged  sambil megang pulpen dan nenas, hingga tiba-tiba semua orang di dalam ruangan berhenti bergerak dalam sebuah video? dan ya! Semuanya sukses menarik perhatian jutaan netizen dunia, mereka sangat menyukainya, hingga mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Lantas apa berikutnya di 2017?
Sadarkah Anda bahwa  beberapa video yang menjadi ?viral? di tahun 2016 tersebut telah membawa perubahan dan tren  digital marketing baru di tahun 2017, dimana setiap konten video kini semakin digemari dan mejadi ?lahan basah? bagi sebuah brand untuk lebih mudah dikenal dan disukai, atau yang biasa disebut dengan Video Marketing.  Dan selain Video  Marketing tersebut,  juga masih ada beberapa tren digital marketing lainnya yang sudah Next Digital Indonesia  rangkum untuk Anda dalam artikel ini, apa saja tren tersebut? mari kita simak ulasannya berikut ini.
1. Video Marketing Semakin Populer.
Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, bahwa kini konten video telah menjadi kegemaran netizen secara global,  tak terkecuali di Indonesia yang notabene adalah salah satu pengguna sosial media terbanyak di dunia. Dan hal ini juga tidak terlepas dari penggunaan mobile phone yang menjadi kebutuhan setiap manusia sekarang ini.
Sebagai salah satu Digital Agency kami pun memahami bahwa Penggunaan mobile phone ini juga ternyata berdampak kepada jenis konten seperti apa yang disukai oleh para users. Tahun 2016 mungkin menjadi trendnya untuk konten dalam bentuk cerita ringan & juga gambar-gambar lucu, Namun ditahun 2017 ini lupakan itu semua!
Karena sekarang, users jelas lebih menyukai konten-konten video, karena melalui video users merasa  akan lebih mudah untuk menangkap pesan yang disampaikan oleh suatu brand, serta video juga bisa mengemasnya dalam bentuk yang lebih kreatif, seperti mengedepankan emotional touch, atau video dalam bentuk edukasi pengetahuan hingga yang berbentuk short film.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The Wall Street Journey, sejak pertengahan 2016 hingga sekarang,  semakin banyak brand yang menggunakan video marketing sebagai brand communication strategy mereka, Hal tersebut dikarenakan penggunaan video marketing mampu memberikan klik sebesar 300% di digital bagi brand mereka. Selain itu, The Wall Street Journey juga menemukan data yang mengatakan bahwa video & audio merupakan 2 pasar terbesar yang diminati oleh para netizen saat ini, dan bahkan akan bertumbuh sampai 10% setiap tahunnya hingga 2020 nanti.
Berdasarkan data-data diatas tersebut, tentunya sebuah brand yang ingin mendapatkan kesuksesannya di tahun ini, tidak perlu lagi untuk mempertimbangkan, tetapi HARUS! Mulai  memasukkan konten video ke tiap pemasaran digital yang mereka lakukan.
2. Digital Aktivasi Yang Lebih Berfokus Pada Pengalaman Users
Tahun 2016 merupakan tahun dimana konten  photo/video kompetisi menjadi rajanya didunia digital. Konten  photo/video kompetisi kala itu dilakukan oleh sejumlah brand untuk bisa meningkatkan brand engagement mereka didunia digital, dan semuanya mampu meraih sukses besar.   Oke,  Kembali  Lupakan itu semua, karena kini di tahun 2017 itu semua telah ketinggalan jaman.
Di tahun ini sebagian besar users sudah merasa bosan dengan konten & juga aktivasi yang hanya berfokus kepada foto atau video saja.  Saat ini, netizen lebih menaruh perhatiannya kepada sesuatu yang memberikan pengalaman lebih, bahkan tidak sedikit juga yang rela mengeluarkan uang lebih untuk bisa merasakan pengalaman baru terutama didunia digital & teknologi.
Menurut Forbes.com, digital activation yang berfokus kepada pengalaman yang users inginkan bisa menjadi salah satu cara brand untuk meningkatkan brand engagement mereka. Hal tersebut dikarenakan digital activation yang didesain sesuai dengan kebutuhan users akan mampu memberikan users pengalaman lain di dunia digital & hal tersebut pada akhirnya akan membuat users mengingat brand kita dan secara tidak langsung mebawa brand engagement ke level selanjutnya.
3. Social Analytics Sebuah Brand
Saat ini digital marketing telah menjadi tren bila dibandingkan dengan marketing tools lainnya. Selain itu kemajuan teknologi dan informasi juga membuat digital marketing menjadi salah satu tools paling favorit yang dapat digunakan oleh brand.
Namun kemajuan tersebut juga diiringi oleh para users nya  yang semakin melek teknologi. Saat ini semakin banyak brand ataupun digital agency  yang mengharuskan timnya  untuk melakukan social analytics dari sebuah campaign digital atau tools digital yang sebelumnya mereka lakukan, untuk bisa mendapatkan perhatian dan simpati dari para users, sekaligus semakin banyak sistem analytics canggih baru yang semakin bermunculan.
Sebut saja seperti google analytics, facebook analytics, garuda attack.com, hingga sistem terbaru, call tracking yang mampu mencatat setiap kegiatan marketing melalui telepon.
Hal tersebut juga semakin diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh econsultancy.com, yaitu bahwa sebanyak 37% dari koresponden B2C & 35% dari koresponden B2B  beranggapan bahwa campaign digital mereka harus dianalisis melalui social analytics tools, agar mereka dapat semakin jelas dalam melihat brand engagement, brand awareness, dan share of demands melalui digital.
Melalui social analytics ini, segala bentuk interaksi yang dilakukan antara brand dan users dapat bisa langsung tercatat, dan akan lebih mudah untuk dilakukan sebuah evaluasi demi meningkatkan positioning dari sebuah brand tersebut.
4. Lebih Dekat Dengan Users Melalui Penggunaan Apps
Apps atau Aplikasi adalah salah satu tools yang terbilang cukup sukses di dunia digital. Di tahun 2017 ini, perkembangan aplikasi sangat begitu pesat, mulai dari aplikasi olahraga, diet, online shopping, sampai aplikasi untuk anak-anak juga turut meramaikan pasar digital di Indonesia. Dan kembali lagi, bahwa ini semua tidak terlepas dari fenomena smartphone yang semakin menjamur secara global.
Berdasarkan customer statistic of mobile apps in the global market, Apple Apps Store memiliki lebih dari 2 juta aplikasi didalamnya sementara Google Play memiliki lebih dari 2,2 juta aplikasi. Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Alabama, saat ini rata-rata pengguna mobile apps, memiliki kebiasaan untuk  menggunakan aplikasi lebih dari 30 jam dalam seminggu, yang dimana 46% diantaranya adalah aplikasi berbayar. Sehingga hal tersebut secara tidak langsung membawa mobile apps sebagai salah satu tools paling menguntungkan untuk sebuah brand karena mampu meraup sedikitnya $ 77 juta di awal tahun 2017.
5. Kekuatan ?Pendapat? Melalui Influencer Marketing
Selain iklan dan juga konten yang ada di social media, saat ini kebanyakan dari netizen lebih mempercayai ketika seseorang yang berpendapat atau yang biasa disebut dengan ?word of mouth?. Pada dasarnya, influencer marketing merupakan cara termudah untuk sebuah brand mempromosikan produknya. Mengapa demikian? Karena melalui influencer marketing, sebuah brand dapat membangun image dari produknya sekaligus membangun kepercayaan karena berarti ada seseorang yang memang sudah membuktikan kualitas dari produknya tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nielsen, sebanyak 92% orang lebih mempercayai rekomendasi dari seseorang (meskipun tidak mengenal orang tersebut secara langsung) bila dibandingkan dengan  iklan yang dikeluarkan oleh brand tersebut. Maka dari itu semakin tahun, semakin tinggi juga penggunaan teknik  influencer marketing terhadap suatu brand atau produk tersebut.
Bahkan ada beberapa brand, yang memang menggunakan sosok seorang artis/ orang ternama untuk menjadi brand ambassador mereka. Menurut Nielsen, jika sebuah brand/produk belum menggunakan influencer marketing di 2017, berarti mereka sudah selangkah lebih tertinggal daripada yang lain. Dan tentunya Anda tidak akan mau jika yang tertinggal tersebut adalah brand Anda.
6. Digital Public Relations (PR)
Mengingat bahwa PR memiliki peran yang berkaitan erat dengan image suatu brand, maka dapat dikatakan bahwa digital PR juga menjadi salah satu tools yang harus dikembangkan oleh sebuah brand. Di 2017 ini, digital PR sudah menjadi salah satu cara yang sangat berkembang dikalangan perusahaan-perusahaan besar. Hal tersebut dikarenakan, tools yang diperlukan oleh digital PR dalam membangun brand sangat berkaitan erat dengan tools dasar yang dimiliki oleh dunia digital, yaitu seperti ads, social media content, apps, digital campaign.
Semua hal tersebut akan berpengaruh kepada image dari suatu brand, maka dari itu penting sekali bagi tim PR dari sebuah brand untuk bisa menguasai & juga memahami digital PR. Selain itu, kehadiran beberapa aplikasi ataupun web seperti garudaattack.com, quintly.com, sprout.com juga mampu memudahkan para PR untuk bisa mengetahui brand image dari perusahaan yang mereka secara digital.
Demikianlah prediksi  Tren digital marketing 2017 yang ada di Indonesia, yang tentunya dapat Anda jadikan acuan untuk dapat bersaing dan meraih kesuksesan di tahun  ini. Apakah anda setuju? Kami sangat ingin mendengar pendapat Anda sekarang juga. Silahkan berikan saran ataupun pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini.
Sumber : http://nextdigital.co.id/blog/search-engine-optimization/6-tren-digital-marketing-indonesia-di-tahun-2017-yang-tidak-anda-sadari-bisa-bikin-sukses/


Komentar