Apa Itu Digital Marketing ? Pengertian dan Konsep Dasarnya
Apa itu digital marketing ?
Jika Anda pernah melihat sebuah brand atau produk melakukan
campaign digital atau kampanye kampanye di dunia online. Mungkin Anda juga
pernah melihat ada perusahaan yang memiliki website dan sosial media ? Hal –
hal tersebut dapat disebut dengan Digital Marketing. Selain hal tersebut, apa
saja yang mereka lakukan ? Siapa pelaku dibalik campaign digital tersebut ?
Apa itu digital marketing ?
Pengertian dan konsepnya Apa Itu Digital Marketing ? Pengertian
Digital marketing adalah suatu usaha untuk melakukan pemasaran sebuah brand
atau produk melalui dunia digital atau internet. Tujuannya ialah untuk
menjangkau konsumen maupun calon konsumen secara cepat dan tepat waktu. Secara
mudahnya ialah, Digital marketing ialah suatu cara untuk mempromosikan produk /
brand tertentu melalui media internet. Bisa melalui iklan di internet,
facebook, youtube, ataupun media sosial lainnya.
Peran Digital Marketing Agency
Digital Agency adalah sebuah bidang usaha yang bergerak dibidang
jasa dalam membantu mempromosikan brand / produk tertentu.
Sebenarnya apa hubungannya Digital Marketing dengan digital
marketing agency atau Digital Agency jakarta ?
Digital Marketing adalah suatu object, sedangkan digital marketing
agency adalah toolsnya. Dengan kata lain, seiring perkembangan IT sekarang, tak
luput juga bertumbuhnya agency digital yang bertujuan untuk membantu promosi
brand / perusahaan tertentu.
Lalu apa peran Digital Marketing Agency dalam hal ini ? Mari kita jabarkan satu per satu.
Pertama, digital agency atau digital marketing agency akan
melakukan analisa terhadap permasalahan yang dimiliki klien. Biasanya dapat
berupa penjualan, pengembangan, atau bahkan pembuatan produk baru. Dalam tahapan
yang pertama ini harus dilakukan dengan teliti, karena jika salah sedikit dapat
berakibat fatal pada langkah selanjutnya.
Tahapan Digital Marketing yang kedua ialah, memberikan solusi dan
rekomendasi strategi dari analisa permasalahan sebelumnya. Dalam hal ini pihak
Digital marketing dan Digital Agency akan melakukan brief berkali – kali untuk
memastikan strategi yang diajukan sejalan dengan strategi klien. Sehingga
nantinya strategi yang dibuat dapat berjalan dengan lancar.
Setelah deal dengan strategi dan brief berkali – kali, kemudian
digital manager dari Digital Marketing Agency jakarta tersebut akan
mendistribusikan pekerjaan ke divisi masing – masing. Bisa didistribusikan ke
tim IT, Design Grafis, Marketing, media sosial, PPC, hingga SEO.
Digital Agency akan memperbaiki website klien, membuat design
produk terbaru, dan juga memperbaharui konten – konten marketing klien. Semua
hal tersebut akan didistribusikan ke seluruh media klien sehingga campaign
digital dapat berjalan dengan lancar. Baca Juga : Peluang Karir di Dunia Agency
Jakarta
Berdasarkan penjelasan diatas tentang Apa itu Digital Marketing,
pengertiannya, dan peranan Digital Marketing Agency hanyalah sebagian kecil
saja. Pada dasarnya dunia digital marketing tidaklah dapat diprediksi, karena
bersifat dinamis atau berubah – ubah. Bahkan kadang harus melakukan pekerjaan
yang berlawanan dengan plan sebelumnya.
Sumber :
http://redtreeasia.com/info/apa-itu-digital-marketing-pengertian-dan-konsep-dasarnya/
Apa itu Digital Marketing?
Pasti Anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah “digital
marketing”, bukan? Namun sebenarnya apa yang dimaksud dengan digital marketing?
Digital marketing merupakan istilah umum untuk segala kegiatan
marketing online yang Anda lakukan. Bisnis channel digital yang berpengaruh
seperti pencarian google, sosial media, email, dan website para pebisnis
terhubung dengan pelanggan baru dan pelanggan prospektif mereka.
Kenyataannya, kebanyakan orang menghabiskan dua kali waktu untuk
online dibandingkan dengan 12 tahun yang lalu. Dan dapat dikatakan, cara
berbelanja dan membeli sesuatu telah berubah, artinya offline marketing tidak
lagi efektif seperti sebelumnya.
Marketing selalu tentang berhubungan dengan pelanggan Anda di
tempat yang tepat dan di waktu yang tepat. Saat ini, hal itu berarti Anda harus
menemui mereka dimana mereka banyak menghabiskan waktu : on the internet. Yups,
bisa dikatakan Anda melakukan penjualan dengan sistem “jemput bola”.
Saat inbound marketer mungkin mengatakan bahwa inbound marketing
dan digital marketing secara virtual adalah hal yang sama, sebenarnya ada
beberapa perbedaan kecil.
Jadi, apa sebenarnya digital marketing?
Dari website hingga branding assets online Anda, iklan digital,
email marketing, brosur online, dan lainya, ada spektrum yang besar dari taktik
dan aset yang berada dibawah naungan digital marketing. Dan digital marketers
yang terbaik memiliki gambaran jelas mengenai bagaimana setiap aset atau taktik
dapat mendukung tujuan mereka. Berikut ini adalah quick rundown dari beberapa
aset dan taktik yang paling umum :
· Assets
· Website
· Postingan blog
· Ebooks dan whitepapers
· Infografis
· Channel media sosial
· Hasilkan cakupan online (PR, media sosial, dan reviews)
· Brosur online dan lookbooks
· Branding assets (logos, font, etc.)
· Taktik
Search Engine Optimization (SEO)
Sebuah proses untuk mengoptimasi website Anda ke ‘ranking’ yang
lebih tinggi di search engine result pages, hal ini dapat meningkatkan jumlah
traffic yang akan diterima website anda.
Content Marketing
Membuat dan mempromosikan aset konten dengan tujuan untuk
meningkatkan kesadaran terhadap brand Anda, penumbuhan traffic, lead
generation, atau pelanggan.
Inbound Marketing
Inbound marketing mengarah pada pendekatan ‘full-funnel’ untuk
menarik, menukar, menutup, dan menyenangkan customer menggunakan konten online.
Sosial Media Marketing
Praktik dari mempromosikan brand dan konten Anda di channel sosial
media adalah untuk meningkatkan kesadaran brand, menambah traffic, dan
menghasilkan leads untuk bisnis anda.
Pay-Per-Click (PPC)
Salah satu metode untuk menaikan traffic ke website Anda adalah
dengan membayar penerbit setiap kali iklan yang Anda klik. PPC yang paling umum
digunakan adalah Google AdWords.
Affiliate Marketing
Sebuah tipe iklan performance-based dimana Anda menerima komisi
setelah mempromosikan produk orang lain di website Anda.
Native Advertising
Native advertising mengacu pada iklan yang umumnya ‘content-led’
dan memiliki fitur yang berdampingan, konten tak berbayar. Postingan yang
disponsori Buzzfeed adalah contoh yang baik, tapi banyak orang yang
mempertimbangkan bahwa iklan sosial media menjadi periklanan ‘asli’ seperti
iklan di facebook dan iklan di instagram.
Marketing Automation
Marketing automation mengacu pada software yang telah ada dengan
tujuan agar aksi marketing menjadi otomatis. Banyak departemen marketing harus
membuat beberapa task otomatis seperti email, media sosial, dan aksi-aksi
website lain.
Email Marketing
Perusahaan menggunakan email marketing sebagai jalan untuk berkomunikasi
dengan audiens mereka. Email banyak digunakan untuk mempromosikan konten,
diskon dan event, sama seperti untuk mengarahkan seseorang langsung ke website.
Anda dapat menggunakan MailTarget sebagai penyedia layanan email
marketing automation berbasiskan cloud computing atau Anda dapat membaca
artikel berikut ini untuk mengetahui kelebihan MailTarget.
Online PR
Online PR adalah praktek dari mengamankan cakupan online yang
dihasilkan melalui publikasi digital, blogs, dan website content-based yang
lain. Lebih seperti tradisional PR, tetapi pada ranah online.
Perbedaan Digital Marketing dan
Inbound Marketing
Sekilas, dua hal tersebut tampak sama : keduanya pada umumnya
terjadi secara online, dan keduanya memiliki fokus pada pembuatan konten
digital bagi orang-orang untuk dikonsumsi. Jadi, apa bedanya?
Kata ‘digital marketing’ tidak berbeda dengan dorong dan
tarik-taktik pemasaran (atau yang mungkin saat ini kita tahu metode ‘inbound’
dan ‘outbound’). Keduanya masih berada dibawah naungan digital marketing.
Taktik digital outbound menempatkan pesan marketing langsung
diatas sebanyak mungkin kepada orang di ruang online tanpa mempertimbangkan
apakah relevan atau diterima. Contohnya, banner iklan menyolok yang Anda lihat
pada bagian atas kebanyakan website mencoba untuk mendorong atau push sebuah
produk atau promosi kepada orang-orang yang tidak terlalu membutuhkannya.
Sebaliknya, marketer yang menggunakan taktik inbound menggunakan
konten online untuk menarik target pelanggan mereka untuk mengunjungi website
dengan menawarkan aset yang akan membantu mereka. Salah satu yang simpel tetapi
juga paling kuat dalam aset inbound digital marketing adalah blog, yang
mengijinkan website Anda untuk menunjukkan sesuatu yang pelanggan Anda cari.
Terakhir, inbound marketing adalah sebuah metode yang digunakan
aset digital marketing untuk menarik, mengubah, menutup, dan menyenangkan
pelanggan online. Digital marketing, disisi lain, sederhananya adalah istilah
umum untuk mendeskripsikan taktik pemasaran online. Tidak peduli apakah itu
inbound atau outbound.
Apakah digital marketing bekerja
untuk semua bisnis?
Digital marketing dapat bekerja pada bisnis dalam industri apapun.
Tanpa memperhitungkan apa yang perusahaan Anda jual, digital marketing masih
terlibat dalam membangun buyer personas untuk mengidentifikasi apa yang
audience butuhkan, dan membuat nilai konten online. Bagaimanapun, hal tersebut
tidak dapat dikatakan bahwa semua bisnis mengimplementasikan strategi digital
marketing dengan cara yang sama.
Untuk B2B (Business to business)
Jika perusahan Anda adalah B2B, upaya digital marketing yang dapat
anda lakukan lebih seperti berpusat disekitar online lead generation, dengan
tujuan akhir agar seseorang dapat berbicara dengan salesperson. Untuk alasan
tersebut, peran dari strategi marketing Anda adalah untuk menarik dan mengubah
kualitas tertinggi pada bagian pemasaran via website Anda dan mendukung channel
digital.
Di luar website, Anda mungkin memilih untuk fokus pada upaya
channel business-focused seperti LinkedIn dimana demografis Anda adalah
menghabiskan waktu mereka online.
Anda mungkin tertarik untuk membaca artikel berikut ini.
Untuk B2C(Bussiness to Consumer)
Jika perusahaan Anda jenis B2C, tergantung pada harga dari produk
Anda, sepertinya tujuan dari upaya digital marketing Anda adalah untuk menarik
orang-orang membuka website Anda dan membuat mereka menjadi pelanggan tanpa
butuh berbicara dengan salesperson.
Dengan alasan tersebut, Anda mungkin lebih sedikit fokus terhadap
‘leads’ dalam pengertian tradisional, dan lebih banyak fokus pada membangun dan
mempercepat perjalanan pembeli, pada saat seseorang mengunjungi website Anda,
pada saat itu juga mereka membeli. Hal ini sering membuktikan bahwa fitur
produk pada konten meningkat dalam saluran marketing dibandingkan dengan hal
ini dalam bisnis B2B, dan Anda mungkin membutuhkan calls-to-action (CTAs) yang
lebih kuat.
Untuk perusahaan B2C, channel seperti Instagram dan Pinterest
lebih sering bernilai dibandingkan dengan business-focused platform seperti
LinkedIn.
Apa keuntungan pertama dari digital
marketing?
Tidak seperti kebanyakan upaya offline marketing, digital
marketing mengijinkan para pebisnis untuk melihat hasil yang akurat saat itu
juga. Jika Anda pernah beriklan di koran, Anda akan memahami sulitnya
memperkirakan berapa banyak orang yang sebenarnya membuka halaman tersebut dan
memperhatikan iklan Anda. Tidak ada cara pasti untuk mengetahui iklan Anda
diminati oleh para pembaca.
Disisi lain, dengan digital marketing, Anda dapat memastikan ROI
dalam banyak aspek dari upaya marketing Anda.
Berikut adalah contohnya :
Website traffic
Dengan digital marketing, Anda dapat melihat angka berapa banyak
orang yang mengunjungi website Anda dengan pasti menggunakan digital analytics
software. Anda juga dapat melihat berapa banyak halaman yang mereka kunjungi,
device apa yang mereka gunakan, dan dari mana mereka berasal. Anda dapat
membaca di sini untuk informasi lebih
lengkap mengenai tools yang berguna untuk anda.
Content Performance dan Lead
Generation
Bayangkan Anda menciptakan sebuah brosur produk dan mengirimnya
melalui kotak surat orang-orang. Masalahnya, Anda tidak tahu berapa banyak
orang yang membuka brosur Anda atau berapa banyak yang melemparnya segera ke
tempat sampah.
Sekarang bayangkan Anda memiliki brosur di website Anda. Anda
dapat memastikan berapa banyak orang yang melihat brosur Anda, dan Anda dapat
mengambil informasi detail kontak dari mereka yang tertarik dengan brosur Anda.
Tidak hanya Anda dapat memasatikan jumlah orang yang tertarik dengan konten Anda,
tetapi juga menghasilkan kontak berkualitas saat orang-orang mendownloadnya.
Attribution Modeling
Sebuah strategi digital marketing yang efektif dipadukan dengan
tools dan teknologi yang benar mengiinkan Anda mengikuti jejak pelanggan sejak
pertama mengunjungi website Anda. Kami menyebutnya attribution modeling, dan
hal ini mengiinkan Anda untuk mengidentifikasi trend bagaimana orang-orang
mencari dan membeli produk Anda, membantu Anda untuk membuat keputusan terhadap
bagian mana dari strategi Anda yang membutuhkan lebih banyak perhatian, dan
bagian mana yang perlu dihilangkan.
Pemasaran digital
Pemasaran digital adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah
merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara
tepat waktu, pribadi, dan relevan.[1]
Tipe pemasaran digital mencakup banyak teknik dan praktik yang
terkandung dalam kategori pemasaran internet. Dengan adanya ketergantungan
pemasaran tanpa internet membuat bidang pemasaran digital menggabungkan elemen
utama lainnya seperti ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel),
menampilkan iklan spanduk, dan digital luar.[1]
Pemasaran digital turut menggabungkan faktor psikologis, humanis,
antropologi, dan teknologi yang akan menjadi media baru dengan kapasitas besar,
interaktif, dan multimedia. Hasil dari era baru berupa interaksi antara
produsen, perantara pasar, dan konsumen. Pemasaran melalui digital sedang
diperluas untuk mendukung pelayanan perusahaan dan keterlibatan dari konsumen.
Tipe pemasaran digital
Pemasaran internet
E-mail
Pemasaran melalui e-mail/surel disebut e-mail komersial.
Penggunaan e-mail dalam bisnis dapat membantu pengiriman informasi (promosi)
mengenai produk atau jasa pada receiver (penerima pesan). CAN-SPAM Act adalah
sebuah hukum yang menetapkan aturan-aturan untuk e-mail komersial.[2]
Persyaratan utama CAN-SPAM Act :[3]
· Dilarang menggunakan informasi header palsu atau menyesatkan
· Mengindetifikasi bisnis secara akurat.
· Dilarang menggunakan baris subjek yang menipu
· Baris subjek harus mencerminkan isi pesan.
· Identifikasi pesan sebagai iklan
· Iklan harus diungkapkan dengan jelas dan mencolok.
· Menyertakan lokasi keberadaan pengirim kepada penerima pesan
· Mengikutsertakan alamat yang valid berupa pos fisik. Pos tersebut
harus terdaftar pada Postal Service.
· Memantau orang lain yang mengatasnamakan perusahaan utama
· Menyewa perusahaan lain untuk menangani pemasaran e-mail harus
didasari atas tanggung jawab dengan mematuhi hukum yang berlaku.
Sender Score
Sender Score adalah sebuah layanan gratis, di mana algoritma
Sender Score memberi rating terhadap reputasi setiap alamat IP server mail
dengan skala 0-100. Dengan mengumpulkan data dari lebih 60 juta mailbox di
ISP-ISP besar mereka merekam apakah orang sering melakukanunsubscribe atau
melaporkan spam dari pengirim email tertentu, dan kemudian memberikan skor
pengirim berdasarkan pemantauan tersebut. Sender Score akan terus berubah
tergantung pada kebiasaan mengirim email
dan respon dari para penerima.
Sender Score adalah sebuah angka penting untuk tetap berada di
posisi teratas, karena mail server akan sering memeriksa Sender Score sebelum
memutuskan apa yang akan mereka lakukan terhadap suatu email. Semakin rendah
Sender Score, maka semakin sulit untuk suatu email masuk ke inbox seseorang.
Ada banyak hal yang bisa berdampak pada keterkiriman email, tetapi laporannya
menyatakan bahwa 83% email tidak terkirim ke inbox, disebabkan karena reputasi
pengirim yang buruk.
Bahkan jika sebuah jaringan email atau ISP tidak menelusuri suatu
Sender Score untuk menentukan apakah mereka akan mengirim email tersebut atau
tidak, namun faktor-faktor yang digunakan dalam menentukan Sender Score mirip
dengan yang digunakan oleh jaringan-jaringan email dan ISP untuk menentukan
reputasi pengirim. Oleh karena itu, skor ini merupakan alat reputasi pengirim
email yang sangat baik dan gratis untuk memastikan menyadari dan memiliki
kesempatan untuk memperbaiki setiap masalah keterkiriman.[4]
Pemasaran tanpa internet
SMS
Salah satu pesan teks melalui ponsel. Pemasaran ini dimulai sejak
tahun 2000-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika Utara, dan Asia. Pada
tahun 2005 alat komunikasi seluler (ponsel) menjadi bentuk pemasaran yang sah
di seluruh dunia.[5]
Iklan banner
Iklan yang muncul pada halaman web untuk mempromosikan blog atau situs
kliennya.[6]
Strategi pemasaran digital
Terdapat dua strategi pada pemasaran digital berdasarkan cara
pengiriman yaitu tarik dan dorong, masing-masing memiliki kelebihan dan
kekurangan.[1]
Tarik
Pemasaran digital ini melibatkan konsumen untuk mencari, melihat,
dan mengambil informasi secara langsung melalui situs atau mesin pencari.
Konsumen berperan aktif dalam mencari informasi yang dibutuhkan, biasanya
terletak pada situs atau website, blog, audio streaming, dll.[1]
Kelebihan :
Tidak memerlukan teknologi canggih untuk mengirimkan konten, hanya
diperlukan untuk menyimpan atau menampilkannya.
Tidak ada batasan dari segi konten atau ukuran berkas karena semua
ditentukan oleh konsumen.
Kebebasan media yaitu perusahaan bebas menggunakan metode apa pun
untuk menarik konsumen.[7]
Kekurangan :
Tidak ada personalisasi untuk menjaga pengunjung datang kembali.
Bersifat pasif karena mengandalkan mesin pencari.
Terbatasnya kemampuan untuk mengukur hasil pada konsumen.
Dorong
Pemasaran digital ini memberikan informasi kepada konsumen dengan
melihat atau menerima iklan digital secara aktif. Informasi dapat datang dalam
bentuk e-mail, panggilan ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel),MMS
(pesan multimedia), RSS (format feed web yang mendistribusikan berita dan
informasi), dan lain-lain.[8]
Kelebihan :
Memilih sasaran konsumen secara khusus.
Pesan yang dikirim dapat disesuaikan dengan kriteria konsumen.
Melakukan pelacakan rinci tentang pilihan konsumen.
Kekurangan :
Memerlukan mekanisme dalam pengiriman pesan.[8][1]
Pesan dapat dicegah oleh konsumen.
Timbulnya isu privasi akibat konsumen tidak tertarik dengan e-mail
atau SMS yang bersifat promosi dan iklan.
Solusi pemasaran digital
Solusi pemasaran digital meliputi penggunaan berbagai saluran
pengiriman yang meliputi teknik tarik dan dorong. Hal ini digunakan untuk
memperluas dukungan pelayanan perusahaan dan keterlibatan konsumen. Perusahaan
perlu menjadi adaptif dan responsif dalam memenangkan konsumen. Pertahanan
dalam paradigma baru ini, perusahaan harus membuat komitmen yang kuat untuk
pemasaran digital melalui investasi baru dalam teknologi dan inovasi. Berakhir
pada solusi pemasaran yang ideal berupa mencapai, retensi, dan pendapatan.[9]
Aturan dalam pemasaran digital :[10]
· Menargetkan satu segmen dan menciptakan komunitas virtual.
· Memperluas peran merek dalam portofolio secara global.
· Gunakan harga yang kreatif.
· Mengutamakan desain bagi konsumen.
· Gunakan eksperimentasi yang bersifat adaptif.
· Menemukan kembali riset pemasaran dan pemodelan sebagai penciptaan
pengetahuan.
· Langkah-langkah pemasaran digital
Dalam aktivitas pemasaran digital terdapat istilah AIDA
(Awareness, Interest, Desire, dan Action), khususnya dalam proses
memperkenalkan produk atau jasa ke pasar (konsumen).[11]
Awareness (Kesadaran)
Dalam ranah digital, pemasar membangun kesadaran konsumen dengan
memasang iklan terlebih dahulu di media online, seperti Detik.com.
Interest (Ketertarikan)
Ketertarikan muncul setelah membangun kesadaran pada konsumen.
Sistem offline, konsumen langsung mencari informasi di pasar. Sistem online,
konsumen mencari tahu tentang produk melalui mesin pencari (Google, Yahoo! dll)
dan jejaring sosial (Facebook, Twitter dll).
Desire (Keinginan)
Timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba
produk atau jasa. Sistem online ditandai dengan mencari keterangan lengkap
tentang produk atau jasa melalui situs web.
Action (Tindakan)
Tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap
produk atau jasa.
Kunci sukses pemasaran digital
Harus memperhatikan istilah pada AIDA (Awareness, Interest,
Desire, dan Action).[11]
Pasar adalah tempat komunikasi dua arah. Untuk memperoleh
komunikasi tersebut merek harus melakukan positioning terlebih dahulu, dapat
melalui berbagai media (Forum, blog, dan lain-lain) dan yang paling efektif
ialah melalui jejaring sosial.[11]
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_digital
Digital Marketing
Perkembangan pemasaran digital
(digital marketing) di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup menjanjikan
dari waktu ke waktu. Dengan penetrasi internet dan media sosial yang terus
menanjak naik di antara lebih dari 260 juta penduduk, Indonesia kini
memperlihatkan potensinya sebagai target pasar yang cukup menjanjikan di Asia
Tenggara, terutama dalam urusan pemasaran produk.
Layanan content marketplace GetCraft
belum lama ini merilis sebuah laporan terkait perkembangan praktik pemasaran di
Indonesia. Melihat perkembangan tren yang terus berubah-ubah dari waktu ke
waktu, berikut adalah beberapa hal menarik yang perlu kamu ketahui seputar
dinamika pemasaran digital di Indonesia.
Platform media sosial rajai kategori pemasaran digital
Berdasarkan laporan GetCraft, saat
ini tingginya angka pengguna media sosial di Indonesia telah memberikan dampak
yang cukup efektif untuk mendorong eksposur kampanye pemasaran digital di
Indonesia. Terutama dalam menjangkau target audiens organik (tanpa boost).
Hampir delapan puluh juta orang atau
sepertiga dari populasi Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial. Angka
tersebut tentunya menjadi sasaran empuk bagi kalangan pemasar. Di belakangnya
menyusul iklan media sosial, search marketing berbayar, content marketing, dan
influencer marketing.
Di sisi lain, angka pembelanjaan
pemasaran digital untuk media sosial di Indonesia juga tidak sedikit. GetCraft
mencatat, di tahun 2016 para pengiklan rata-rata merogoh uang sebesar Rp1,9
miliar per tahun untuk keperluan kampanye pemasaran digital. Angka tersebut
mencerminkan adanya peningkatan hasil yang dirasakan para pengiklan sehingga
memungkinkan adanya peningkatan budget berbelanja di tahun berikutnya.
Tantangan dalam dunia periklanan digital Indonesia
Meskipun ada peningkatan yang cukup
signifikan, namun bukan berarti pertumbuhan pemasaran digital tidak mengalami
kendala di Indonesia. Dalam laporannya GetCraft menyebutkan bahwa saat ini
tantangan utama pelaku pemasaran Indonesia adalah terbatasnya dana, kemampuan,
serta adanya jurang pemisah dalam ketersediaan sumber daya.
Tantangan lain datang dari sisi
pengiklan yakni tentang kurangnya pemahaman soal tujuan pemasaran digital.
GetCraft melaporkan bahwa lebih dari lima puluh lima persen pengiklan kurang
memahami faktor yang membuat metode pemasaran ini efektif bagi objektif
berbisnis mereka.
Akibatnya, sebagian besar konten pemasaran
digital lebih banyak ditujukan untuk keperluan membangun awareness dan
keterlibatan user belaka. Bukan untuk menghasilkan penjualan langsung atau
direct sales dan lead generation.
Masih ada banyak ruang untuk bereksplorasi
Semakin relevannya kegiatan pemasaran
digital di era seperti sekarang mendorong berbagai perusahaan untuk turut
memanfaatkan medium serupa guna keperluan pemasaran. Menurut GetCraft,
perolehan traksi yang jelas dan terukur membuat model pemasaran ini lebih
efektif dari segi ROI (return of investment) dibandingkan pemasaran lainnya.
Dalam penerapannya, GetCraft
menjelaskan bahwa ada banyak hal yang masih bisa dieksplorasi dalam metode
pemasaran digital. Berdasarkan survei mereka, para pengiklan di Indonesia
percaya bahwa pengalaman pelanggan, marketing konten, dan platform mobile
merupakan tiga kategori besar yang masih bisa dieksplorasi lebih detail. Ketiga
hal tersebut bahkan terhubung satu sama lain dan memiliki potensi besar untuk
ditingkatkan lebih lanjut melalui proses integrasi yang tepat.
Dengan semakin majunya perkembangan
teknologi mobile, penetrasi kecepatan internet yang semakin tinggi, tools
marketing baru, dan tren yang berubah-ubah menyesuaikan pasar, pemasaran
digital saat ini digadang-gadangkan
sebagai alternatif masa depan yang keberadaannya secara bertahap mulai
menggeser metode pemasaran lain.
Melihat kondisi yang ada sekarang
ini, kita hanya perlu mempertimbangkan strategi apa yang masih relevan sambil
melihat sejauh mana metode pemasaran ini berkembang melalui tool digital yang
ada.
Digital marketing untuk strategi
bisnis anda
Digital Marketing Strategi merupakan
perencanaan pemasaran sebuah produk dengan mengunakan perangkat internet.
Sebuah strategi pemasaran Internet yang tepat, akan meningkatkan penjualan secara
substansial untuk usaha/bisnis anda. Untuk menjalankan sebuah strategi digital
marketing tentu anda membutuhkan seorang Internet marketing yang memiliki
banyak pengetahuan dalam membangun pemasaran secara online. Dan seorang
internet marketing tentu harus mengetahui serta memahami pengertian dari
digital marketing itu sendiri. Konsep strategi ini semakin banyak digunakan
oleh banyak pebisnis dan juga marketing diseluruh belahan dunia. Maka tak heran
setiap bisnis dari berbagai bidang berlomba lomba memasarkan produk mereka
dengan mengunakan konsep strategi digital marketing.
Anda Harus memahami pengertian dari
digital marketing untuk kesuksesan Bisnis/usaha anda. Dalam langkah awal sebuah
pengembangan digital marketing strategi tentu dengan cara memahami arti dari
pengertian digital marketing itu sendiri, maka akan dengan mudah mengikuti
perkembangan sistem dan juga aturan aturan yang diterapkan oleh berbagai
perangkat media yang ada. Dengan kata lain apabila kita kurang memahami tentang
penerapan dan sistem dari strategy digital marketing itu sendiri maka kita akan
tergerus oleh kemajuan sistem dan teknolgi.
Setelah memahami pengertian tentang
digital marketing, maka langkah selanjutnya yang anda harus lakukan adalah
mempelajari bagaimana cara bekerja dengan digital marketing.
Mungkin sebagian besar masyarakat
Indonesia masih merasa asing jika mendengar istilah digital marketing, dan
sebelum berkembangnya teknologi digital marketing sering disebut dengan agency
advertising (agent periklanan).
Agen periklanan adalah suatu agensi
yang menyediakan jasa untuk membantu para usahawan dalam mempromosikan produk
mereka,dan beberapa media promosi tersebut terdapat pada media cetak sprt
majalah,koran,banner,radio dan juga televisi.
Dan saat ini Digital marketing
sebenarnya hampir sama dengan Advertising Agency (agent periklanan) yaitu agent
yang memberikan jasa pelayanan untuk mempromosikan suatu produk, tetapi bedanya
saat ini digital marketing bergerak bekerja dalam mempromosikan sebuah produk
dengan mengunakan teknologi yang lebih modern seperti Website, social media
marketing, search engine optimization, search engine marketing, Email
marketing, Mobile advertising dan lain lain.
Dengan adanya kemajuan teknologi
tersebut digital marketing dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan
dengan Advertising Agency lainya. Selain budget yang digunakan lebih
terjangkau, digital marketing agency juga menawarkan manfaat yang lebih banyak
seperti
jangkau yang lebih luas dalam negeri
ataupun luar negeri tanpa harus melakukan perjalanan, targeting yang dapat
disesuaikan dengan perangkat filter targeting seperti jenis kelamin, usia
bahkan sampai karakteristik dari calon pelangan.
Satu hal yang perlu digaris bawahi
dalam dunia digital marketing selalu mengutamakan komunikasi dari pada promosi.
Dengan adanya komunikasi dua arah dengan konsumen didalam sebuah pemasaran
produk seperti saran dan keluhan hingga informasi secara langsung mengenai
produk yang akan dipasarkan, dan hal ini tentu akan memberikan respon postif
dalam meningkatkan mutu dan kualitas layanan sehingga keakraban antara pebisnis
dan konsumen akan terjalin sehinga perlahan produk ataupun jasa layanan yang
ditawarkan akan mudah diterima oleh konsumen.
Disinilah pentingnya peranan digital
marketing dalam untuk mempromosikan produk anda melalui media internet.
Sumber :
https://tncmediawebsite.co.id/digital-marketing/
Pengertian Digital Marketing
Pengertian Digital Marketing dalam perspektif
seorang pengusaha atau pebisnis lebih kepada sistem pemasaran dengan menggunakan
media internet. Sudah pasti, di dalamnya termasuk mobile phone hingga beberapa
situs jejaring sosial lainnya. Hanya saja, agar teknik ini lebih mengena kepada
sasaran, sepertinya teknik promosi lebih dikesampingkan dan mengutamakan
komunikasi. Menjalin hubungan secara personal dengan konsumen dengan cara
mendengar keluhan atau saran akan membuat pelanggan lebih merasa dihargai. Yang
pada akhirnya akan memberikan nilai tambah terhadap perkembangan bisnis
terutama brand perusahaan. Terlihat sederhana namun sulit untuk diaplikasikan
terlebih bagi mereka yang kurang memahami akan pengertian digital marketing
sebenarnya.
Lalu, kalau hanya menjalin diskusi
dengan pelanggan, bagaimana dengan promosi yang menjadi tujuan akhir dari
metode ini? Sederhana, dengan keakraban yang terjalin dengan cara membantu atau
memberikan solusi, perlahan namun pasti produk atau jasa yang ditawarkan
seperti bukan sedang promosi. Konsumen pun tidak menyadari kalau perusahaan
tersebut melakukan penawaran yang dilakukan secara tersembunyi.
Nah, pengertian digital marketing
yang saat ini digunakan oleh sebagian besar pemilik satu bisnis biasanya
berkebalikan. Lebih mengutamakan promosi dengan menggunakan jalur “keras” atau
istilah kerennya “hard selling” dibandingkan dengan penjualan secara halus.
Tidak sedikit yang merasa dengan hanya memiliki beberapa akun di berbagai situs
jejaring sosial atau social media, maka persoalan selesai.
KONSISTENSI ADALAH HAL YANG PALING
PENTING DALAM MELAKUKAN KEGIATAN PROMOSI DIGITAL ATAU DIGITAL MARKETING
CAMPAIGN, PEMAHAMAN YANG BENAR TENTANG PENGERTIAN DIGITAL MARKETING AKAN
MEMBANTU MENEMUKAN STRATEGI SERTA POSISI UNTUK MENCAPAI TUJUAN YANG DIHARAPKAN.
Meski pada kenyataannya keduanya
memberikan hasil yang berbeda dan tentu saja berdampak pada keuntungan yang
hendak diraih. Dibutuhkan strategi yang di dapat dari hasil percobaan yang
membutuhkan waktu dan tenaga untuk mendapatkan satu momen terpenting. Yang
sayangnya, banyak pengusaha tumbang sebelum mendapatkan teknik yang jitu.
Konsistensi, adalah harga mati agar berhasil dalam memanfaatkan situasi di era
teknologi saat ini
PENTINGNYA MEMAHAMI AKAN PENGERTIAN
DIGITAL MARKETING
Memahami konsep akan pengertian
digital marketing yang benar sangat berdampak terhadap kemajuan satu usaha.
Terlebih dengan semakin berkembangnya sistem atau aturan yang ditetapkan oleh
masing-masing media membuat seorang pelaku bisnis harus menyikapinya dengan
bijak. Jika tidak, dapat dipastikan secara perlahan akan tergerus dengan
kemajuan yang ada yang berakibat kepada tutupnya usaha yang sedang digeluti.
Selain itu, mengerti tentang media
atau alat yang digunakan guna memperluas layanan pun tidak boleh diabaikan
begitu saja. Tanpa itu semua, dipastikan promosi tidak akan terjadi dan
keinginan akan terjadinya peluang jual beli sangat mustahil. Apa saja item
tersebut? Smart phone adalah salah satunya. Artinya, fitur yang memudahkan
seorang konsumen dalam mengakses sebuah situs harus juga memperhitungkan media
yang satu ini.
Kemudian, dengan mengetahui
pengertian digital marketing, maka beberapa elemen pendukungnya pun akan sangat
mudah diterapkan. Sebut saja perhitungan ROI dari teknik yang sudah dijalankan
apakah memberi keuntungan positif atau malah justru sebaliknya. Akan didapat
beberapa data yang dapat dianalisa dengan teliti sehingga tindakan nyata dapat
diterapkan tanpa harus membuang banyak waktu dan tenaga.
DIGITAL MARKETING JUGA MENGHARUSKAN
PERUBAHAN MENTAL DARI SISI PARA PENGUSAHA ATAU PEMILIK BISNIS KARENA DIGITAL
MARKETING BUKAN HANYA SEKEDAR MERUBAH CARA PEMASARAN DARI MARKETING TRADITIONAL
KE DALAM BENTUK DIGITAL (DIGITAL MARKETING).
Namun, banyak juga pelaku bisnis yang
tidak mau direpotkan dengan hal tersebut sehingga lebih memilih agen yang sudah
ahli dan berpengalaman dalam digital marketing. Salahkah? Tentu saja tidak.
Hanya saja, meskipun telah hadir layanan tersebut bukan berarti harus
memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak ketiga tersebut. Ini
dilakukan dengan tujuan agar setidaknya seorang pengusaha atau pelaku bisnis
apapun dapat memahami dengan pasti tentang pengertian digital marketing.
Sumber :
http://latiefpakpahan.com/pengertian-digital-marketing/
Apa Itu Digital Marketing?
Digital Marketing adalah cara
marketing untuk sebuah brand atau produk menggunakan media digital. Yang
termasuk Media Digital antara lain adalah : Television, Radio, Internet,
Mobile, Social Media dan berbagai media digital media lainnya, dimana
teknik-teknik internet marketing termasuk dalam kategori Digital Marketing.
Apa yang menjadi kelebihan Digital
Marketing dibandingkan Conventional Marketing yang lebih mengandalkan pemasaran
offline seperti door to door, penyebaran marketing kit seperti (brosur, leafet
dan poster), billboard, iklan media cetak seperti (Koran, majalah, dll)
telemarketing lewat telpon. Bisa dibilang Digital Marketing menggunakan tools
yang dapat mengefektifkan kinerja pemasaran Anda, bayangkan dengan website dan
social media maka kita bisa menjangkau pemasaran ke seluruh belahan dunia tanpa
dengan mudah, bayangkan bila Anda menggunakan media conventional maka effort
yang Anda butuhkan lebih besar untuk menjangkau pasar yang begitu besar.
Digital Marketing kini yang sangat
populer di dunia adalah pemasaran online lewat website dan social media karena
teknik pemasaran ini memiliki nilai demokrasi karena memberikan keleluasaan
waktu bagi target audience kita untuk membaca promosi kita. Bayangkan
seringkali kita diberikan brosur di Mall-Mall dan karena kita belum
membutuhkannya maka seringkali brosur itu kita buang sehingga terjadi
pemborosan resource pada jenis pemasaran conventional, demikian dengan
pemasaran langsung door to door seringkali para sales menawarkan kita pada
waktu yang kurang tepat, bahkan untuk pemasaran telemarketing seringkali kita
menerima penawaran kartu kredit ataupun produk investasi pada waktu yang kurang
tepat sehingga kita merasa terganggu.
Kita harus berterima kasih pada
digital marketing bayangkan apabila
semua perusahaan menerapkan metode digital marketing maka kita diberikan
kebebasan dan kita tidak lagi tergganggu
oleh para sales produk/ brand, selain itu digital marketing memiliki nilai eco
friendly karena sifatnya yang paperless, bayangkan bila semua dari kita
menggunakan metode digital marketing berapa banyak pohon yang kita bisa hemat
di dunia ini.
Kunci Sukses Digital Marketing adalah
Content Promosi Anda
Sebenarnya digital marketing maupun
conventional marketing semuanya adalah metode marketing keduanya sama-sama
memerlukan content marketing yang benar-benar sesuai dengan target market.
Sumber : https://www.kompasiana.com/futuremediatrix/apa-itu-digital-marketing_550e7890813311c82cbc652e
6 Tren Digital Marketing Indonesia Di
Tahun 2017 Yang Tidak Anda Sadari Bisa Bikin Sukses (PART 1)
Tentu, kita sudah mengetahui semua
hal yang terjadi di digital selama 2016, mulai dari om-om yang suka joged sambil megang pulpen dan nenas, hingga
tiba-tiba semua orang di dalam ruangan berhenti bergerak dalam sebuah video?
dan ya! Semuanya sukses menarik perhatian jutaan netizen dunia, mereka sangat
menyukainya, hingga mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Lantas apa
berikutnya di 2017?
Sadarkah Anda bahwa beberapa video yang menjadi ?viral? di tahun
2016 tersebut telah membawa perubahan dan tren
digital marketing baru di tahun 2017, dimana setiap konten video kini
semakin digemari dan mejadi ?lahan basah? bagi sebuah brand untuk lebih mudah
dikenal dan disukai, atau yang biasa disebut dengan Video Marketing. Dan selain Video Marketing tersebut, juga masih ada beberapa tren digital
marketing lainnya yang sudah Next Digital Indonesia rangkum untuk Anda dalam artikel ini, apa
saja tren tersebut? mari kita simak ulasannya berikut ini.
1. Video Marketing Semakin Populer.
Seperti yang telah diungkapkan
sebelumnya, bahwa kini konten video telah menjadi kegemaran netizen secara global, tak terkecuali di Indonesia yang notabene
adalah salah satu pengguna sosial media terbanyak di dunia. Dan hal ini juga
tidak terlepas dari penggunaan mobile phone yang menjadi kebutuhan setiap
manusia sekarang ini.
Sebagai salah satu Digital Agency kami
pun memahami bahwa Penggunaan mobile phone ini juga ternyata berdampak kepada
jenis konten seperti apa yang disukai oleh para users. Tahun 2016 mungkin
menjadi trendnya untuk konten dalam bentuk cerita ringan & juga
gambar-gambar lucu, Namun ditahun 2017 ini lupakan itu semua!
Karena sekarang, users jelas lebih
menyukai konten-konten video, karena melalui video users merasa akan lebih mudah untuk menangkap pesan yang
disampaikan oleh suatu brand, serta video juga bisa mengemasnya dalam bentuk
yang lebih kreatif, seperti mengedepankan emotional touch, atau video dalam
bentuk edukasi pengetahuan hingga yang berbentuk short film.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan
oleh The Wall Street Journey, sejak pertengahan 2016 hingga sekarang, semakin banyak brand yang menggunakan video
marketing sebagai brand communication strategy mereka, Hal tersebut dikarenakan
penggunaan video marketing mampu memberikan klik sebesar 300% di digital bagi
brand mereka. Selain itu, The Wall Street Journey juga menemukan data yang
mengatakan bahwa video & audio merupakan 2 pasar terbesar yang diminati
oleh para netizen saat ini, dan bahkan akan bertumbuh sampai 10% setiap
tahunnya hingga 2020 nanti.
Berdasarkan data-data diatas
tersebut, tentunya sebuah brand yang ingin mendapatkan kesuksesannya di tahun
ini, tidak perlu lagi untuk mempertimbangkan, tetapi HARUS! Mulai memasukkan konten video ke tiap pemasaran
digital yang mereka lakukan.
2. Digital Aktivasi Yang Lebih Berfokus Pada Pengalaman Users
Tahun 2016 merupakan tahun dimana
konten photo/video kompetisi menjadi
rajanya didunia digital. Konten
photo/video kompetisi kala itu dilakukan oleh sejumlah brand untuk bisa
meningkatkan brand engagement mereka didunia digital, dan semuanya mampu meraih
sukses besar. Oke, Kembali
Lupakan itu semua, karena kini di tahun 2017 itu semua telah ketinggalan
jaman.
Di tahun ini sebagian besar users
sudah merasa bosan dengan konten & juga aktivasi yang hanya berfokus kepada
foto atau video saja. Saat ini, netizen
lebih menaruh perhatiannya kepada sesuatu yang memberikan pengalaman lebih,
bahkan tidak sedikit juga yang rela mengeluarkan uang lebih untuk bisa
merasakan pengalaman baru terutama didunia digital & teknologi.
Menurut Forbes.com, digital
activation yang berfokus kepada pengalaman yang users inginkan bisa menjadi
salah satu cara brand untuk meningkatkan brand engagement mereka. Hal tersebut
dikarenakan digital activation yang didesain sesuai dengan kebutuhan users akan
mampu memberikan users pengalaman lain di dunia digital & hal tersebut pada
akhirnya akan membuat users mengingat brand kita dan secara tidak langsung
mebawa brand engagement ke level selanjutnya.
3. Social Analytics Sebuah Brand
Saat ini digital marketing telah
menjadi tren bila dibandingkan dengan marketing tools lainnya. Selain itu
kemajuan teknologi dan informasi juga membuat digital marketing menjadi salah
satu tools paling favorit yang dapat digunakan oleh brand.
Namun kemajuan tersebut juga diiringi
oleh para users nya yang semakin melek
teknologi. Saat ini semakin banyak brand ataupun digital agency yang mengharuskan timnya untuk melakukan social analytics dari sebuah
campaign digital atau tools digital yang sebelumnya mereka lakukan, untuk bisa
mendapatkan perhatian dan simpati dari para users, sekaligus semakin banyak
sistem analytics canggih baru yang semakin bermunculan.
Sebut saja seperti google analytics,
facebook analytics, garuda attack.com, hingga sistem terbaru, call tracking
yang mampu mencatat setiap kegiatan marketing melalui telepon.
Hal tersebut juga semakin diperkuat
dengan penelitian yang dilakukan oleh econsultancy.com, yaitu bahwa sebanyak
37% dari koresponden B2C & 35% dari koresponden B2B beranggapan bahwa campaign digital mereka
harus dianalisis melalui social analytics tools, agar mereka dapat semakin
jelas dalam melihat brand engagement, brand awareness, dan share of demands
melalui digital.
Melalui social analytics ini, segala
bentuk interaksi yang dilakukan antara brand dan users dapat bisa langsung
tercatat, dan akan lebih mudah untuk dilakukan sebuah evaluasi demi
meningkatkan positioning dari sebuah brand tersebut.
4. Lebih Dekat Dengan Users Melalui Penggunaan Apps
Apps atau Aplikasi adalah salah satu
tools yang terbilang cukup sukses di dunia digital. Di tahun 2017 ini, perkembangan
aplikasi sangat begitu pesat, mulai dari aplikasi olahraga, diet, online
shopping, sampai aplikasi untuk anak-anak juga turut meramaikan pasar digital
di Indonesia. Dan kembali lagi, bahwa ini semua tidak terlepas dari fenomena
smartphone yang semakin menjamur secara global.
Berdasarkan customer statistic of
mobile apps in the global market, Apple Apps Store memiliki lebih dari 2 juta
aplikasi didalamnya sementara Google Play memiliki lebih dari 2,2 juta
aplikasi. Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh University of
Alabama, saat ini rata-rata pengguna mobile apps, memiliki kebiasaan untuk menggunakan aplikasi lebih dari 30 jam dalam
seminggu, yang dimana 46% diantaranya adalah aplikasi berbayar. Sehingga hal
tersebut secara tidak langsung membawa mobile apps sebagai salah satu tools
paling menguntungkan untuk sebuah brand karena mampu meraup sedikitnya $ 77
juta di awal tahun 2017.
5. Kekuatan ?Pendapat? Melalui Influencer Marketing
Selain iklan dan juga konten yang ada
di social media, saat ini kebanyakan dari netizen lebih mempercayai ketika
seseorang yang berpendapat atau yang biasa disebut dengan ?word of mouth?. Pada
dasarnya, influencer marketing merupakan cara termudah untuk sebuah brand
mempromosikan produknya. Mengapa demikian? Karena melalui influencer marketing,
sebuah brand dapat membangun image dari produknya sekaligus membangun
kepercayaan karena berarti ada seseorang yang memang sudah membuktikan kualitas
dari produknya tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan
oleh Nielsen, sebanyak 92% orang lebih mempercayai rekomendasi dari seseorang
(meskipun tidak mengenal orang tersebut secara langsung) bila dibandingkan
dengan iklan yang dikeluarkan oleh brand
tersebut. Maka dari itu semakin tahun, semakin tinggi juga penggunaan
teknik influencer marketing terhadap
suatu brand atau produk tersebut.
Bahkan ada beberapa brand, yang
memang menggunakan sosok seorang artis/ orang ternama untuk menjadi brand
ambassador mereka. Menurut Nielsen, jika sebuah brand/produk belum menggunakan
influencer marketing di 2017, berarti mereka sudah selangkah lebih tertinggal
daripada yang lain. Dan tentunya Anda tidak akan mau jika yang tertinggal
tersebut adalah brand Anda.
6. Digital Public Relations (PR)
Mengingat bahwa PR memiliki peran yang
berkaitan erat dengan image suatu brand, maka dapat dikatakan bahwa digital PR
juga menjadi salah satu tools yang harus dikembangkan oleh sebuah brand. Di
2017 ini, digital PR sudah menjadi salah satu cara yang sangat berkembang
dikalangan perusahaan-perusahaan besar. Hal tersebut dikarenakan, tools yang
diperlukan oleh digital PR dalam membangun brand sangat berkaitan erat dengan
tools dasar yang dimiliki oleh dunia digital, yaitu seperti ads, social media
content, apps, digital campaign.
Semua hal tersebut akan berpengaruh
kepada image dari suatu brand, maka dari itu penting sekali bagi tim PR dari
sebuah brand untuk bisa menguasai & juga memahami digital PR. Selain itu,
kehadiran beberapa aplikasi ataupun web seperti garudaattack.com, quintly.com,
sprout.com juga mampu memudahkan para PR untuk bisa mengetahui brand image dari
perusahaan yang mereka secara digital.
Demikianlah prediksi Tren digital marketing 2017 yang ada di
Indonesia, yang tentunya dapat Anda jadikan acuan untuk dapat bersaing dan
meraih kesuksesan di tahun ini. Apakah
anda setuju? Kami sangat ingin mendengar pendapat Anda sekarang juga. Silahkan
berikan saran ataupun pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini.
Sumber :
http://nextdigital.co.id/blog/search-engine-optimization/6-tren-digital-marketing-indonesia-di-tahun-2017-yang-tidak-anda-sadari-bisa-bikin-sukses/
Komentar
Posting Komentar